Usaha Budidaya kroto memiliki prospek yang sangat baik kedepanya mengingat sekarang ini semakin mahalnya harga kroto untuk satu kilo sekitar 80 hingga 100 ribu,kroto sekarang ini memang sudah sedikit langka karena banyaknya perburuan kroto dimana-mana sehingga mengancam populasi semut rang-rang sebagai penghasil kroto tersebut.
Oleh karena itu budidaya kroto harus dilakukan agar populasinya tidak habis begitu saja, yaitu dengan cara budidaya melalui media toples .
Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah kita harus mencari sarang semut rangrang
Kita bisa mencari sarang semut rangrang dari alam sekitar kita yang masih terdapat populasi semut ini,dengan cara mengambil dari pohon yang sudah ada sarang semutnya. untuk mengambil sarang semut rang-rang diperlukan bebrapa alat seperti dibawah ini
1. Ember besar
2. Gunting taman/pisau/arit
3. Galah
4. Tangga
5. Tali
6. Tepung tapioca atau kanji
7. Sarung tangan
caranya adalah pertama kita lumuri dulu ember yang akan kita gunakan sebagai tempat sarang semut dengan tepung kanji atau bisa juga tepung kanji, terus jangan lupa juga kita pakai sarung tangan agar aman dari gigitan semut rang-rang tersebut,kemudian galah kita gunakan sebagai alat untuk memotong ranting pada bagian sekitar sarang semut agar tidak mengagnggu proses pengambilan sarang,galah tersebut kita kasih pisau unjungnya dengan cara diikat.
Terus jika tempat sarang tinggi kita bisa menggunakan tangga,tali juga kita harus ikatkan pada ranting pohon yang ada sarang semutnya agar pada saat kita memotong ranting tersebut tidak langsung jatuh kebawah karena sarang semut yang akan kita ambil ini dengan cara memotong dahan dimana ada sarang semutnya.setelah kita berhasil mengambil sarang semutnya,letakkan sarang semut tersebut kedalam ember yang sudah kita lumuri dengan tepung kanji tadi karena tepung kanji bisa mencegah semut keluar dari ember disebabkan licin karena tepung tersebut,karena sarang yang kita ambil semua dengan semut-semutnya.
Setelah semua sarang kita masukkan kedalam ember langkah selanjutnya yaitu kita akan memasukkan sarang pada tepat yang baru.
Cara membuat tempat untuk sarang semut ini adalah kita akan memilih menempatkanya kedalam toples, tapi tempat lain juga bisa kita gunakan seperti paralon,bambu,kaleng dsb.
untuk memulainya kita perlu menyiapkan alat-alat seperti,toples plastik tentu rumah kita banyak biasanya bekas makanan atau roti,pisau cutter yang tajam untuk membuat lubang pada ujun toples, kertas koran untuk menutup bagian atas toples atau pada bagian sekitar lubang,lakban bisa juga selotip,meja/rak,Air serta daun-daunan agar semut bisa cepat beradaptasi pada tempat yang baru.
Pertama kita buat lubnag pada toples yang akan kita gunakan sebagai tempat sarang tadi letak lubang ini yaitu pada ujung toples untuk ukuran besar lubang berdiameter 2 cm saja dengan bentuk lingkaran setelah itu kita membuat tutup untuk lubangnya dari kertas koran tadi, tutup kertas ini befungsi agar setelah semut masuk didalam toples kemudian berdaptasi tutup ini bisa kita buka,biasanya semut akan beradaptasi sekitar 2 sampai 3 jam .
setelah lubang pada toples jadi kemudian kita tutup dengan kertas koran terus kita lakban agar kuat dan awet, setelah selesai kita bisa mulai mengambil daun-daun sarang semut yang ada telur-telurnya dengan cara merontokkanya semua beserta semutnya kedalam ember ,kemudian kita ambil telur-telur dan semutnya tadi yang jatuh pada ember tersebut dan masukkan kedalam alas toples, terus tutupkan toples yang sudah dibuat tadi,jangan lupa tempatkan pada tempat yang teduh dan tunggu sampai 2-3jam sampai semut beradaptasi.
supaya semut tidak keluar dari toples maka usahakan agar lokasi sarang terisolasi dari dunia luar dengan cara dibatasi air pada alas yang digunakan Usahakan agar jarak meja dengan benda-benda lain minimal 20 cm, karena semut bisa menyebrang ke tempat lain yang jaraknya kurang dari itu.
demikian cara awal membuat sarang semut baru dengan toples semoga bisa berguna,tunggu postinnga selanjutnya cara memberi makan semut rang-rang